hut kopri ke-54
Sumsel  

Sinergi PKK Palembang dan BSB Syariah, Gerakkan Ekonomi Rakyat Lewat Pasar Bedug

Avatar photo
Pasar Bedug Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 di Kantor Lurah Sekip Ujung.

PALEMBANG – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Palembang Dewi Sastrani secara resmi membuka Pasar Bedug Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 di Kantor Lurah Sekip Ujung, Kecamatan Kemuning, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi TP PKK Kota Palembang, TP PKK Kecamatan Kemuning, serta dukungan Bank Sumsel Babel Syariah.

Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ambil bagian dalam pasar bedug tersebut.

Terdiri dari 20 UMKM binaan Kecamatan Kemuning dan 10 UMKM binaan Bank Sumsel Babel Syariah, para pelaku usaha menghadirkan beragam produk, mulai dari aneka takjil, makanan berat dan ringan, hingga produk kerajinan dan pernak-pernik khas Ramadan hasil kreativitas warga.

Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Kota Palembang yang telah memasuki hari ke-7 Ramadan.

“Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, Pasar Bedug UMKM diharapkan mampu menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi bagi para pelaku usaha kecil serta meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Menurut Dewi, Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah secara spiritual, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial dan kebersamaan antarwarga.

Suasana Ramadan yang hangat dan sarat dengan semangat berbagi harus dimaknai sebagai energi positif dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan berdaya.

Dewi menegaskan, Pasar Bedug Ramadan bukan sekadar ruang transaksi jual beli takjil dan menu berbuka puasa.

Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk konkret pemberdayaan ekonomi rakyat, khususnya bagi ibu rumah tangga, pelaku UMKM, dan wirausaha kecil agar tetap produktif serta memiliki akses pasar yang lebih luas.

“PKK bukan hanya organisasi pendamping, tetapi mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang tangguh, mandiri, dan sejahtera. Melalui kegiatan seperti ini, kita hadir langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Dewi.

Dewi juga mengapresiasi konsistensi TP PKK Kecamatan Kemuning yang telah menjadikan Pasar Bedug sebagai agenda rutin tahunan.

Ia menilai program tersebut sebagai wujud kreativitas dan komitmen nyata dalam mendukung ekonomi kerakyatan.

Tak kalah penting, Dewi menyampaikan penghargaan atas sinergi bersama Bank Sumsel Babel Syariah.

Menurutnya, kolaborasi multipihak antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ketika semua pihak bersatu dan bergerak bersama, dampaknya akan jauh lebih besar. Melalui Pasar Bedug ini, kita berharap terjadi perputaran ekonomi yang positif sekaligus memperkuat identitas kuliner dan kreativitas warga Palembang,” pungkas Dewi Sastrani.

Pasar Bedug Ramadan 1447 H ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Februari 2026.

Masyarakat diimbau untuk menjaga ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan selama kegiatan berlangsung agar suasana tetap aman, tertib, dan penuh keberkahan.

Sementara itu, Camat Kemuning, Amiruddin Sandy, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pasar Bedug di wilayahnya telah memasuki tahun keenam dan menjadi agenda rutin setiap Ramadan. 

“Alhamdulillah, tahun ini terdapat 30 UMKM yang terlibat. Ini menunjukkan antusiasme dan kepercayaan pelaku usaha terhadap kegiatan ini terus meningkat,” jelasnya.

Pada hari pembukaan, panitia juga menyalurkan 10 paket Ramadan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi di bulan suci. 

Dengan dukungan berbagai pihak, Pasar Bedug Kemuning diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi musiman, tetapi juga menjadi model penguatan ekonomi berbasis komunitas yang mampu mempererat kebersamaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Palembang.

Tinggalkan Balasan