sumsel
Beranda Sumsel 10 Muharram 1448 Hijriah, Wartawan Polda Sumsel Kembali Tebar Kepedulian, Santuni 100...

10 Muharram 1448 Hijriah, Wartawan Polda Sumsel Kembali Tebar Kepedulian, Santuni 100 Anak Yatim di Palembang

Palembang — Momentum 10 Muharram 1448 Hijriah atau yang dikenal sebagai Hari Asyura kembali dimaknai dengan aksi kepedulian oleh awak media yang bertugas di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Melalui kegiatan sosial tahunan, para wartawan kembali menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim di Kota Palembang.

 

Sedikitnya 100 anak yatim menerima santunan yang berasal dari hasil urunan dan donasi berbagai pihak. Penyaluran dilakukan di kawasan Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Kebon Gede I, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, serta di Kelurahan 12 Ulu.

 

Kegiatan ini diinisiasi oleh Fauzi, salah satu wartawan media online di Palembang, dan menjadi agenda sosial yang secara konsisten dilakukan setiap momentum 10 Muharram oleh wartawan yang bertugas meliput di Polda Sumsel.

 

Mewakili rekan-rekan media, Fauzi mengatakan kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kebahagiaan, khususnya pada bulan Muharram yang memiliki makna istimewa dalam Islam.

 

“Alhamdulillah, tahun ini kami awak media yang bertugas di Polda Sumsel kembali dapat berbagi dan menyantuni anak-anak yatim pada momentum 10 Muharram 1448 Hijriah. Ini menjadi kegiatan rutin yang terus kami jaga setiap tahunnya sebagai bentuk kepedulian sosial,” ujar Fauzi, Kamis (25/6/2026).

 

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil gotong royong dari rekan-rekan wartawan, dukungan anggota kepolisian, serta partisipasi dari salah satu instansi BUMN di Kota Palembang yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan media, anggota kepolisian, serta pihak instansi yang telah ikut berpartisipasi dan menyisihkan rezekinya. Semoga apa yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi anak-anak yang menerima,” katanya.

 

Fauzi menambahkan, menyantuni anak yatim pada bulan Muharram bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat pada tahun-tahun mendatang.

 

“Kami berharap ke depan semakin banyak donatur yang ikut bergabung sehingga lebih banyak lagi anak yatim yang dapat menerima santunan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi untuk berbagi kepada sesama,” tutupnya.

Artikel SebelumnyaHerman Deru Resmikan Sriwijaya Health Institute, Dorong Peningkatan Kualitas Tenaga Kesehatan Sumsel
Artikel SelanjutnyaPemerintah Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Melibatkan Masyarakat