bijak dan cermat selamat hari raya idul fitri sumsel maju

Polisi Buka Posko DVI Terkait Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Sumatera Muratara

Avatar photo

Palembang — RS Bhayangkara M Hasan Polda Sumatera Selatan terus mengintensifkan penanganan kecelakaan lalu lintas tragis yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki di Jalan Lintas Sumatera, wilayah Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara. Fokus utama saat ini diarahkan pada evakuasi korban, pengamanan lokasi kejadian, serta percepatan proses identifikasi jenazah melalui tim forensik.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, S.I.K., dalam keterangannya menjelaskan bahwa sesaat setelah insiden terjadi, tim gabungan kepolisian bersama instansi terkait langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan langkah-langkah penanganan darurat.

 

“Begitu menerima laporan, personel gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengevakuasi korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, sekaligus melakukan pengamanan dan sterilisasi tempat kejadian perkara,” ujar Nandang.

 

Menurutnya, proses evakuasi sempat menghadapi kendala akibat kondisi kendaraan yang terbakar hebat, sehingga menyulitkan petugas dalam menjangkau korban yang terjebak di dalam bus. Meski demikian, berkat koordinasi lintas instansi yang solid, proses penyelamatan dan evakuasi dapat dilakukan secara maksimal.

 

Selain mengevakuasi korban, petugas juga melakukan pengumpulan barang bukti guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan antara lain kerangka bus dan mobil tangki yang hangus terbakar, dua unit sepeda motor yang turut terdampak dalam insiden tersebut, serta barang-barang pribadi milik penumpang.

 

“Seluruh barang bukti ini sangat penting untuk proses investigasi, termasuk dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan,” tambahnya.

 

Dalam upaya mengidentifikasi korban yang mayoritas mengalami luka bakar serius, Polda Sumsel melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Palembang telah membuka Posko Disaster Victim Identification (DVI) di RSUD Lubuklinggau.

 

Saat ini, sebanyak 16 jenazah korban berada di RSUD Lubuklinggau untuk menjalani proses identifikasi oleh tim forensik. Proses tersebut melibatkan berbagai metode ilmiah, mulai dari pencocokan data ante mortem dan post mortem, pemeriksaan sidik jari, hingga uji DNA jika diperlukan.

 

Nandang menegaskan bahwa proses identifikasi dilakukan secara cermat dan profesional guna memastikan keakuratan data korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami berkomitmen agar seluruh korban dapat teridentifikasi dengan tepat sehingga dapat segera diserahkan kepada keluarga masing-masing,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga yang diduga menjadi penumpang Bus ALS pada rute tersebut agar segera melapor dan berkoordinasi dengan petugas di Posko DVI.

Masyarakat dapat menghubungi call center Posko DVI di RSUD Lubuklinggau melalui nomor +62 821-7803-8910.

 

Informasi dari keluarga sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses identifikasi, terutama terkait data pribadi korban, ciri-ciri fisik, serta barang yang dibawa.

 

“Kami mengharapkan kerja sama dari masyarakat, khususnya keluarga korban, untuk segera menghubungi posko. Setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu tim dalam proses identifikasi,” ujar Nandang.

Tinggalkan Balasan