Palembang — Polsek Gandus, Polrestabes Palembang, memasuki babak baru kepemimpinan dengan hadirnya AKP I Made Budhi Harta Kusuma, S.Kom., M.Kom. sebagai Kapolsek Gandus. Sosok perwira muda ini membawa visi kuat dalam mendorong transformasi pelayanan kepolisian yang modern, responsif, humanis, serta adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya di era digital.
Dalam arah kebijakannya, AKP I Made Budhi Harta Kusuma mengusung moto “SIGAP” (Sinergi Informasi, Gerak Cepat, Analisis, dan Pencegahan) sebagai fondasi utama kinerja Polsek Gandus. Konsep ini menitikberatkan pada pentingnya respons cepat terhadap laporan masyarakat, pengolahan informasi secara cermat, serta langkah pencegahan yang terukur guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kerja kepolisian saat ini tidak hanya soal penindakan, tetapi bagaimana kita mampu membaca situasi sejak dini, menganalisis informasi yang masuk, lalu mencegah sebelum terjadi gangguan,” ujarnya.
Perwira yang berdinas di Polri sejak 2016 ini memiliki latar belakang kuat di bidang teknologi informasi, khususnya cybersecurity dan digital forensics. Kompetensi tersebut menjadi nilai tambah dalam menghadapi dinamika kejahatan modern yang kian kompleks dan banyak bersinggungan dengan ruang digital.
Secara akademik, ia merupakan lulusan Magister Teknik Informatika dari BINUS University dan Sarjana Sistem Komputer dari Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali. Bahkan, saat menempuh pendidikan sarjana, ia berhasil meraih predikat skripsi terbaik, yang menunjukkan kapasitas intelektualnya di bidang teknologi.
Tak hanya itu, rekam jejak internasionalnya juga cukup mentereng. Pada 2020, ia terpilih sebagai salah satu dari 30 polisi terbaik Indonesia yang mengikuti pelatihan siber di Amerika Serikat. Kemudian pada 2022, ia memperdalam keahlian digital forensik melalui program bersama National Forensic Service of South Korea di Seoul.
Sejumlah prestasi juga turut mengiringi perjalanan kariernya, di antaranya penghargaan dari Kalemdiklat Polri sebagai pengembang Big Data Lemdiklat Polri, penghargaan Naskah Terbaik saat menempuh pendidikan di Sespimma Polri, hingga Best Paper dalam International Conference ICOAIT 2025.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus menjadi bagian integral dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Informasi yang diperoleh dari masyarakat, kata dia, harus diolah melalui pendekatan berbasis data sehingga menghasilkan langkah-langkah yang tepat sasaran di lapangan.
Dalam kepemimpinannya di Polsek Gandus, ia juga menaruh perhatian besar pada penguatan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga pemerintah setempat. Ia menegaskan bahwa terciptanya keamanan bukan semata tanggung jawab kepolisian, melainkan hasil kolaborasi seluruh pihak.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya.
Dengan semangat SIGAP, Polsek Gandus diharapkan mampu tampil sebagai institusi yang cepat merespons setiap laporan, tanggap dalam bertindak, cermat dalam menganalisis persoalan, serta aktif dalam upaya pencegahan gangguan kamtibmas.
Kombinasi pengalaman di institusi kepolisian, keahlian di bidang teknologi, serta capaian akademik dan profesional yang mumpuni menjadikan AKP I Made Budhi Harta Kusuma diyakini mampu membawa Polsek Gandus menjadi satuan kerja yang semakin modern, humanis, dan kian dipercaya oleh masyarakat.












