sumsel
Beranda Headline Kronologi Penumpang Naik Bus ALS Sebelum Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

Kronologi Penumpang Naik Bus ALS Sebelum Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

Palembang  – Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan mengungkap kronologi penumpang yang menaiki bus Antar Lintas Sumatera (ALS) sebelum mengalami kecelakaan maut dengan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), pada Rabu (6/5/2026) lalu.

 

Data tersebut diperoleh dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan manifest penumpang, serta keterangan saksi selamat, termasuk kenek bus ALS bernama Fadil yang selamat dari tragedi nahas tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Maesa Soegriwo, mengatakan pihaknya telah mencocokkan data penumpang dengan hasil penyelidikan di lapangan bersama jajaran Polres dan Korlantas Polri.

 

“Dari hasil olah TKP dan pencocokan data bersama Korlantas Polri, manifest penumpang diperoleh berdasarkan keterangan saksi selamat, yakni Fadil selaku kenek bus ALS,” ujar Maesa, Jumat sore pres rilis di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang (15/5/2026).

 

Menurut Maesa, penumpang bus ALS diketahui naik dari sejumlah daerah di Pulau Jawa hingga Sumatera sebelum kecelakaan terjadi. Tercatat dua penumpang naik dari Pati, lima penumpang dari Semarang, tiga penumpang dari Tegal, serta tiga penumpang lainnya naik dari Lampung.

 

Selain itu, pergantian sopir juga diketahui terjadi di wilayah Lampung sekitar pukul 23.00 WIB sebelum bus melanjutkan perjalanan menuju Sumatera Selatan.

 

“Data manifest itu kami cocokkan mulai dari keberangkatan penumpang di Pati, Semarang, Tegal hingga Lampung. Semua diperoleh dari keterangan saksi yang selamat sebelum akhirnya terjadi kecelakaan,” jelasnya.

 

Kecelakaan maut tersebut menjadi salah satu tragedi lalu lintas terbesar di Sumatera Selatan tahun ini. Sedikitnya 17 orang meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras antara bus ALS dan truk tangki BBM.

 

Sementara itu, empat korban sempat dinyatakan selamat usai dievakuasi. Namun, dua di antaranya kemudian meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Artikel SebelumnyaKamu Harus Tahu! Begini Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT