sumsel
Beranda Politik Reses di OKU Timur, Anggota DPRD Sumsel Fenus Antonius Bantu Petani Penderita...

Reses di OKU Timur, Anggota DPRD Sumsel Fenus Antonius Bantu Petani Penderita Tumor Dapatkan Pengobatan

Anggota DPRD Sumsel dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fenus Antonius, SE, MM, membantu Muhlisun (58), petani asal Desa Pemetung Basuki yang telah bertahun-tahun menderita tumor di bagian dalam mulut.

OKU TIMUR – Momen penuh kepedulian mewarnai kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fenus Antonius, SE, MM, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Sumsel, di Desa Pemetung Basuki, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.

Di sela dialog bersama masyarakat, seorang warga menyampaikan kondisi memprihatinkan yang dialami Muhlisun (58), petani asal Desa Pemetung Basuki yang telah bertahun-tahun menderita tumor di bagian dalam mulut.

Penyakit tersebut terus membesar hingga mengganggu kesehatannya dan membuatnya kehilangan rasa percaya diri.

Meski masih mampu beraktivitas sehari-hari, Muhlisun mengaku lebih sering menghindari pergaulan karena merasa malu dengan kondisi yang dialaminya.

Kemampuannya bekerja sebagai petani pun semakin menurun, sehingga berdampak pada perekonomian keluarganya.

Mendengar kisah tersebut, Fenus Antonius tidak hanya mencatat aspirasi masyarakat. Usai seluruh rangkaian reses selesai, ia langsung mendatangi kediaman Muhlisun untuk memastikan kondisi yang disampaikan warga.

Di rumah sederhana milik Muhlisun, Fenus berbincang langsung dengan pria berusia 58 tahun itu. Dari perbincangan tersebut diketahui bahwa Muhlisun telah lama hidup dengan penyakit yang dideritanya.

Bahkan sekitar tiga bulan lalu, ia juga baru menjalani operasi hernia sehingga kondisi kesehatannya membutuhkan perhatian lebih.

Muhlisun merupakan tulang punggung keluarga yang memiliki dua orang anak. Putri sulungnya telah menikah, sementara anak laki-lakinya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dengan keterbatasan ekonomi, pengobatan yang dibutuhkan belum dapat dijalani secara maksimal.

Melihat kondisi tersebut, Fenus Antonius menyampaikan keprihatinannya dan mengajak Muhlisun menjalani pemeriksaan serta pengobatan lebih lanjut di RS Siti Fatimah Palembang agar mendapatkan penanganan medis yang optimal.

Menurut Fenus, kegiatan reses tidak hanya menjadi kewajiban konstitusional untuk menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum melihat secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga, termasuk di bidang kesehatan.

“Sebagai wakil rakyat, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Saya berharap Bapak Muhlisun dapat segera memperoleh penanganan medis yang lebih baik di RS Siti Fatimah sehingga penyakit yang dideritanya bisa segera ditangani. Semoga beliau kembali sehat dan dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala,” ujar Fenus Antonius.

Sementara itu, Muhlisun mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Ia tidak menyangka keluhan yang disampaikan warga saat reses berujung pada kedatangan langsung seorang anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke rumahnya.

Baginya, perhatian tersebut bukan hanya membuka harapan untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik, tetapi juga membangkitkan kembali semangatnya dalam melawan penyakit yang selama bertahun-tahun membuatnya memilih memendam derita dalam diam.

Kisah Muhlisun menjadi pengingat bahwa di balik setiap agenda reses terdapat harapan masyarakat yang menanti untuk didengar.

Di Desa Pemetung Basuki, harapan itu hadir dalam bentuk kepedulian nyata, ketika sebuah keluhan warga berubah menjadi aksi kemanusiaan yang memberi secercah harapan bagi seorang petani untuk kembali sehat dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Artikel SebelumnyaPolisi Ungkap Kasus Curanmor di OKU Timur, Dua Pemuda Diamankan