PALEMBANG – Haikal Achmad Yandra, seorang pelajar SMP Islam Al Azhar Cairo Kota Palembang menoreh prestasi yang membanggakan dengan meraih penghargaan juara 3 kategori Teraktif pada ajang Apresiasi Bintang Sobat SMP (BSS) 2026, yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Putra pertama dari bapak Indra Arya Yudha S.H.,S.I.K.,M.H., dan ibu dr. Aryanti Yulistin.M. Biomed tidak hanya buat kedua orangtua dan sekolah bangga namun menjadi kebanggaan, inspirasi dan motivasi bagi para pelajar di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Untuk dapat meraih kesuksesan pada tingkat nasional.
Penghargaan yang diperoleh Haikal didapat dengan penuh perjuangan jumlah peserta 3.896 dari 38 provinsi di Indonesia, yang berlangsung di Hotel Atria Serpong, Tangerang dari tanggal 7-10 Juli 2026. Dari tiap tahapan mulai dari seleksi administrasi, kurasi video Tahap 1 dan 2, wawancara dan unjuk Bakat. Semuanya dilalui Haikal dengan semangat dan penuh percaya diri, hingga meraih keberhasilan mendapatkan juara 3 teraktif, Bintang Sobat SMP 2026. Dan tropi yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Sosok Haikal yang memang mahir dari Bahasa Inggris mampu membawakan dongeng asal Sumatera Selatan “Si Pahit Lidah” dengan sangat sempurna, bahkan pada ajang ini juga
para finalis mendapatkan berbagai pengalaman berharga melalui Parade Budaya Nusantara, BSS Championship, penguatan kemampuan komunikasi, dinamika kelompok, capacity building, validasi unjuk bakat, serta berbagai kegiatan yang menumbuhkan karakter, kepemimpinan, kepedulian, dan semangat menjadi teladan bagi teman sebaya.
Bahkan ajang perlombaan ini juga diperkaya dengan kunjungan edukatif ke Istana Negara, Monumen Nasional, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hingga berpuncak pada Malam Apresiasi Bintang Sobat SMP Tahun 2026.
Bintang Sobat SMP sendiri hadir untuk membentuk generasi muda yang mampu mengajak teman sebayanya menuju perilaku positif, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.
Menurut orang tua Haikal, satu kebanggan yang tidak bisa dibeli dengan apapun, terpilih menjadi finalis di tingkat nasional bukan hanya tentang sebuah gelar, tetapi tentang keberanian untuk melangkah, kemauan untuk terus belajar, dan kesiapan membawa pengaruh baik bagi lingkungan sekitar.
Dan mereka bangga akan keberhasilan putra tercintanya meraih kesuksesan hingga ditingkat nasional.
“Alhamdulillah kami selaku orangtua sangat bangga, putra kami mampu meraih penghargaan ditingkat nasional dengan perjuangan yang tidak mudah dan panjang,suatu proses yang luar biasa mulai dari seleksi, pembuatan video 1 dan 2, tahapan wawancara hingga unjuk bakat, dari 3 ribuan peserta terpilih 76 peserta dari 38 provinsi, itu sudah membuat kami bangga,” ungkap kedua orang tua Haikal.
Sedangkan Guru pendamping SMP Islam Al-Azhar Cairo, Mitra Erchandra, M.Pd mengungkapkan, bahwa para penerima penghargaan Bintang Sobat SMP 2026 dipilih melalui proses penilaian yang tidak hanya mempertimbangkan kemampuan dan keaktifan peserta, tetapi juga karakter serta kesiapan mereka untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah.
“Para pemenang bukan hanya dinilai dari bakat yang dimiliki, tetapi juga dari kesiapan mereka mengemban amanah sebagai teladan bagi teman-temannya,” ungkapnya.
Menurutnya, selama kegiatan berlangsung, Kemendikdasmen bersama para guru pendamping memberikan pembekalan kepada seluruh penerima penghargaan agar mampu menjalankan peran strategis setelah kembali ke daerah masing-masing.
Serta para pemenang diharapkan menjadi role model dalam penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) untuk di lingkungan sekolah.
Bahkan mereka juga didorong menjadi pelopor budaya digital yang sehat, mengampanyekan pencegahan perundungan (bullying), serta mengajak warga sekolah menciptakan ekosistem belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.
Mitra berharap prestasi yang diraih Haikal dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi, aktif dalam berbagai kegiatan positif, serta berkontribusi membangun budaya sekolah yang berkarakter.
“Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, memiliki kepedulian sosial, serta menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif di sekolah maupun masyarakat,” pungkasnya.












