sumsel
Beranda Sport SSB Bumara Gelar Coaching Clinic, Anak-Anak Dilatih Langsung Budi Sudarsono

SSB Bumara Gelar Coaching Clinic, Anak-Anak Dilatih Langsung Budi Sudarsono

Sekolah Sepak Bola (SSB) Bumara menggelar coaching clinic bersama mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Budi Sudarsono.

Palembang – Sekolah Sepak Bola (SSB) Bumara menggelar coaching clinic bersama mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Budi Sudarsono, sebagai upaya memotivasi pemain usia muda untuk terus berkembang dan mengejar cita-cita menjadi pesepak bola profesional.

Kegiatan yang berlangsung di markas SSB Bumara di AFA Sport Minisoccer, Jalan Sukawinatan Palembang diikuti sebanyak 110 peserta. Sebanyak 100 peserta berasal dari SSB Bumara, sementara 10 lainnya merupakan perwakilan dari sejumlah SSB undangan di Kota Palembang.

CEO SSB Bumara, Didi Yanto, mengatakan coaching clinic menghadirkan langsung sosok yang dinilai mampu memberi inspirasi bagi anak-anak yang menekuni sepak bola sejak usia dini.

“Harapannya anak-anak yang bermain di SSB Bumara ini termotivasi untuk tetap latihan dan punya harapan setinggi-tingginya menjadi pemain timnas,” ujar Didi.

Menurut Didi, saat ini total anak didik SSB Bumara hampir mencapai 200 orang yang tersebar di dua lokasi latihan, yakni di kawasan Sukawinatan dan Bukit Besar. Ia menegaskan fokus utama SSB Bumara saat ini adalah pembinaan usia muda, bukan semata mencetak pemain sepak bola profesional.

“Kalaupun mereka nanti tidak jadi pemain bola, kami tetap mengajarkan disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab. Setelah latihan mereka harus membersihkan lapangan, membuang sampah bekas latihan dan lain-lain,” katanya.

Didi berharap pembinaan tersebut mampu membentuk karakter anak-anak agar menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga maupun bangsa. Dalam coaching clinic itu, peserta mendapatkan materi latihan langsung dari Budi Sudarsono yang dikenal sebagai mantan striker Timnas Indonesia dan eks pemain Sriwijaya FC.

Didi mengaku sengaja menghadirkan Budi Sudarsono karena sosoknya sudah dekat dengan masyarakat sepak bola Palembang. “Saya ingat gol Coach Budi saat Piala Asia lawan Bahrain, itu luar biasa. Selain itu beliau juga bukan orang asing di Palembang karena pernah bermain dan melatih Sriwijaya FC,” ujarnya.

Didi berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan menghadirkan pelatih nasional lainnya di masa mendatang. Menurutnya, antusiasme SSB di Palembang cukup tinggi. Namun keterbatasan lapangan membuat jumlah peserta undangan masih dibatasi.

“Harapannya nanti seluruh SSB di Palembang bisa ikut supaya animo sepak bola usia muda semakin besar,” katanya.

Ia juga mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan pembangunan lapangan berstandar FIFA sebagai fasilitas pembinaan ke depan.“Kalau nanti lapangan standar FIFA sudah selesai, mudah-mudahan bisa ada event-event berikutnya bersama Coach Budi maupun pelatih nasional lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Coach Budi Sudarsono menilai antusiasme anak-anak yang mengikuti coaching clinic sangat tinggi. Menurutnya, keberadaan fasilitas latihan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan sepak bola usia dini. “Antusias anak-anak sangat luar biasa. Untuk usia dini, fasilitas lapangan sintetis seperti ini menurut saya sudah sangat bagus,” kata Budi.

Ia mengapresiasi komitmen SSB Bumara yang berencana membangun sport center dan lapangan berstandar FIFA untuk pembinaan pemain muda di Sumatera Selatan.

“Banyak SSB punya pemain, tapi fasilitasnya kurang diperhatikan. Saya lihat komitmen SSB Bumara luar biasa karena serius membangun fasilitas untuk pendidikan sepak bola,” ujarnya.

Menurut Budi, seluruh pemain muda memiliki peluang untuk berkembang hingga level tertinggi, termasuk menjadi pemain tim nasional, asalkan dibina dengan kurikulum dan metode yang tepat. “Semua anak punya peluang jadi pemain timnas. Tinggal bagaimana pembinaannya dilakukan dengan baik supaya perkembangan mereka maksimal,” katanya.

Budi menegaskan pembinaan usia dini tidak hanya fokus pada kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga pendidikan karakter.

“Yang paling penting untuk usia dini itu karakter. Bagaimana mereka disiplin, berani, menjaga kebersihan, dan punya tanggung jawab. Saya selalu tekankan kebersihan itu nomor satu,” tegasnya. 

Artikel SebelumnyaTurnamen Gaple Kapolres OKU Timur Cup Berjalan Sukses, Bentuk Polri Hadir untuk Masyarakat
Artikel SelanjutnyaPertamina Patra Niaga Ajak Komunitas Otomotif Bijak Berenergi, Gunakan BBM dan Pelumas Berkualitas